Smartphone di Masa Depan? Berikut Prediksi dari Android Authority

Oleh
Sumber: Ilustrasi Smartphone

Urban Asia - Seperti apa smartphone di masa depan dan fitur-fitur canggih apa yang bakal dimiliki perangkat ini dalam masa 20 hingga 50 tahun kedepan ya?

Langsung saja deh yuk, berikut 5 kecanggihan pada smartphone di masa depan menurut Androidauthority:


1. Menggunakan kontrol pikiran

Saat ini hanya ada layanan suara seperti Asisten Google dan Samsung Bixby.

Di masa depan, ponsel akan beroperasi hanya dengan mengendalikan pikiran loh. Teknologi ini memungkinkan dapat mengerjakan tugas yang dapat dilakukan melalui sentuhan atau suara dalam pikiran saja.

Bayangin deh, bisa membuka aplikasi sesuai apa yang ada dalam pikiran, seperti memutar video YouTube dan mengedit gambar mengikuti pikiran.

So, menggunakan smartphone akan jauh lebih cepat dengan kontrol pikiran. Kamu gak perlu lagi mencari aplikasi lewar jari telunjuk.

Terkait soal itu nih, kabarnya Facebook sedang mengembangkan teknologi untuk memungkinkan orang-orang mengetik dengan memanfaatkan pikiran mereka.

Selain Facebook, para ilmuwan di MIT juga tengah mengerjakan suatu perangkat yang memungkinkan penggunanya berbicara dengan mesin hanya dengan pikiran mereka. Perangkat itu diberi nama AlterEgo.


2. Pengisian beterai lewat udara

Kalau saat ini, mengisi baterai smartphone masih dianggap ngeselin.

Misalnya saja kalau kamu punya ponsel canggih seperti Mate 20 Pro dengan baterai sebesar 4.200 mAh hanya bisa dipakai rata-rata paling lama dua harian.

Tapi setelah perangkat kehabisan baterai alias lowbat, kamu harus balik lagi mengecas selama beberapa jam.

Keadaan bisa sangat berbeda di masa depan nih, soalnya sebuah perusahaan bernama Energous sedang mengembangkan teknologi untuk mengisi daya perangkat melalui udara.

Bayangin deh, pemancar pengisian daya ini akan sangat kuat, mereka akan menjaga 100 persen baterai smartphone kamu sepanjang waktu.

Teknologi ini tidak akan untuk smartphone saja, tapi menyasar pada semua gadget, mulai dari Chromebook, headphone Bluetooth, dan smartwatch.


3. Layar ponsel yang dapat diperlebar


Smartphone masa depan diprediksi dapat diperluas, karena menggunakan tampilan yang fleksibel. Baru-baru ini smartphone dengan layar seperti, hanya diusung oleh FlexPai.

Flexpai merupakan smartphone layar lipat pertama di dunia. Bukan produksi asal Samsung, LG, Huawei, dan vendor terkemuka lainnya, melainkan Royole Corporation yang membesut smartphone layar lipat pertama di dunia.

Kamu cuma perlu merentangkannya untuk memperbesar ukuran layarnya, kemudian tarik ponsel dari dua sudutnya secara diagonal.

Jenis dengan desain ini, memungkinkan kamu meningkatkan ukuran perangkat dengan cepat saat menonton video atau bisa juga membuat ukurannya lebih kecil agar pas di kantong celana.

Peneliti teknik dari Michigan State University juga telah mengembangkan sebuah perangkat pertama yang dapat diperluas.

"Pekerjaan kami dapat segera mengarah ke tampilan cetak yang dapat dengan mudah direntangkan ke ukuran yang lebih besar, serta elektronik yang dapat dikenakan dan aplikasi robotika lunak," kata Chuan Wang, asisten profesor di Michigan State University dalam rilis dari sekolah.

Selain membuat ponsel lebih besar atau lebih kecil, tampilan yang dapat direntangkan juga akan menambah dimensi baru untuk hal-hal seperti game dan menonton video.


4. Perubahan warna pada smartphone tergantung cahaya


Berbagai macam ponsel sudah hadir dalam berbagai warna, tetapi dengan smartphone di masa depan, kamu gak perlu pusing-pusing untuk mikirin warna apa yang bakal kami pilih.

Bayangkan sebuah smartphone didesain secara transparan, dan sepenuhnya terbuat dari bahan kaca bening yang dapat menyerap cahaya sepenuhnya.


5. Layar OLED dan E-ink didapati dalam satu smartphone


Layar OLED sangat bagus untuk menonton video dan bermain game, tetapi itu bukan yang terbaik untuk membaca artikel.

Smartphone masa depan dapat dibayangkan akan menggabungkan teknologi OLED dan e-ink menjadi satu.

Dengan ketukan sederhana dalam pengaturan, kamu dapat mengubah tampilan OLED menjadi layar e-ink untuk membaca buku, artikel, dan berbagai dokumen tanpa semua cahaya yang bersinar di wajah.