Hari Keenam: 27 Medali Sudah, Mengingatkan Perjuangan Kontingen Indonesia di Bangkok 1998

Oleh
Petenis Putri Indonesia, Yayuk Basuki saat menerima medali emas di Asian Games 1998 (AFP/Torsten Blackwood)

Urban Asia - Enam hari sudah Asian Games 2018 digelar, otomatis masih menyisakan waktu banyak bagi Indonesia menambah pundi-pundi medali. Hingga kini tercatat, Indonesia berhasil meraup 9 medali emas dari beberapa cabang olahraga (cabor), seperti wushu, taekwondo, angkat berat, panjat tebing, dayung, downhill, dan paralayang.

Pertama meraih emas, Indonesia dikejutkan dengan penampilan dari atlet taekwondo, Defia Rosmaniar. Disusul dengan gerakan indah Lindswell dalam berwushu, menjadikan dirinya patut menyumbangkan medali emas kedua bagi Indonesia.

Kemudian emas ke-9 mampu direbut oleh tim putra atlet cabor dayung (rowing) dari nomor Mens’s Lightweight Eight (LM8-) setelah mengungguli tim dayung Uzbekistan dan Hongkong di Jakabaring Rowing Lake, Palembang.

Dilihat dari total 27 medali yang didapat Indonesia secara keseluruhan selama 6 hari Asian Games berlangsung, Indonesia mampu mengumpulkan 9 medali emas, 7 medali perak, dan 11 medali perunggu.

Indonesia memiliki selisih satu medali dengan kontingen Iran di peringkat sementara, Iran masih menempatkan posisi ke empat sedangkan Indonesia berada di tempat ke lima.

Raihan Indonesia mengoleksi emas di Asian Games kali ini, tentu melewati pencapaian kontingen Indonesia saat Bangkok, Thailand terpilih menjadi tuan rumah Asian Games 1998.

Saat itu diakhir, Indonesia hanya mampu mengoleksi sebanyak 27 medali, yang diantaranya 6 medali emas, 10 medali perak, dan 11 medali perunggu.

Berikut nama-nama atlet yang mewakili Indonesia mendapatkan medali emas Asian Games 2018 selama 6 hari:

- Defia Rosmaniar dari cabor taekwondo

- Lindswell Kwok dari cabor wushu

- Tiara Andini Prastika dari cabor downhill

- Khoiful Mukhib dari cabor taekwondo

- Eko Yuli Irawan dari cabor angkat berat

- Tim putra dari cabor paralayang

- Jafro Megaranto dari cabor paralayang

- Aries Susanti Rahayu dari cabor panjat tebing

- Tim putra dari cabor dayung