Awas Tira Persikabo, Bali United Terus Mengintaimu

Oleh
(Image: liga-indonesia.id)

Urbanasia - Tira Persikabo harus terus mewaspadai pergerakan Bali United yang menempel ketat. Ini setelah Serdadu Tridatu menghempaskan tim juru kunci, Semen Padang, dengan skor 4-1.

Tira Persikabo jadi tim yang masih belum tersentuh kekalahan musim ini dan memuncaki klasemen. Bali United berada di belakang membuntuti mereka dengan menjaga jarak satu poin.

Kebetulan keduanya sama-sama bertanding di pekan ke-13, Jumat (9/8/2019) malam WIB. Tira Persikabo menghadapi Barito Putera sementara Bali United menjamu Semen Padang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Butuh kemenangan untuk bisa tetap bersaing di papan atas, Bali United bermain menyerang sejak menit awal. 

Baca Juga: Tira Persikabo Puncaki Liga 1 Lagi Usai Kalahkan PSIS

Sayangnya, gawang mereka malah kebobolan duluan pada menit keempat setelah bek Wiliam Pacheco salah mengantisipasi bola lambung dan malah menyundulnya ke gawang sendiri.

Upaya Bali United untuk menyamakan skor sempat tertahan barisan pertahanan Semen Padang yang ketat sebelum akhirnya jebol juga pada menit ke-45. Ricky Fajrin menyundul bola dengan jitu ke gawang Teja Paku Alam.

Bali United berbalik unggul semenit setelahnya ketika Malvin Platje melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti dan bersarang di jala Semen Padang.

Masuk di babak kedua, Semen Padang yang berusaha mengejar ketertinggalan malah harus kebobolan lagi di menit ke-88. Umpan terobosan Paulo Sergio diteruskan Platje ke sudut gawang dengan sepakan kaki kanannya.

Baca Juga: Duh, Persib Bandung Ditumbangkan Bali United di Jalak Harupat

Irfan Bachdim menutup pesta gol Bali United lewat golnya di menit ke-91. Bachdim melepaskan tendangan terukur yang tak bisa dijangkau Teja Paku Alam.

Tambahan tiga poin ini membuat Bali United menempel ketat Tira Persikabo dengan 28 poin dari 12 laga, selisih satu angka. 

Hati-hati Tira Persikabo, Bali United akan terus mengintaimu. Sementara itu, Semen Padang terpuruk di posisi ke-18 dengan empat poin.(*)



Penulis: Rezki Maulana