Selain Masalah Lingkungan, Ternyata Ini Alasan Pemkot Bandung Larang Bungkus Daging Kurban dengan Plastik

Oleh
(Image: Pixabay)

Urbanasia - Setelah beredar surat edaran tentang penggantian penggunaan kantong plastik dengan besek bambu untuk daging kurban bagi masjid-masjid dari Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar, ternyata disambut baik oleh banyak pihak.

Salah satunya oleh Kepala Pusat Penilitian Kimia Fungsional LIPI, Agus Haryono dalam siaran PRFM, penggunaan kantong plastik ini dapat mengkontaminasi makanan terutama daging berlemak.

Ternyata, selain mengurangi jumlah sampah plastik, hal ini juga didasarkan pada isu kesehatan yang terdapat pada penggunaan kantong plastik, lho.

Hal ini dikarenakan kantong plastik terbuat dari minyak bumi yang pada dasarnya memiliki kesamaan dengan minyak nabati dan hewani. 

Kesamaan ini memungkinkan adanya kontaminasi atau migrasi zat yang ada di kantong plastik ke daging berlemak.

Baca Juga: Peduli Lingkungan, Pemkot Bandung Instruksikan Bungkus Daging Kurban dengan Besek Bambu

Makanya, lebih baik kalau warga membungkus makanan seperti daging hasil pemotongan hewan kurban dengan membawa wadah sendiri. 

Sebabnya, plastik terutama yang berwarna hitam merupakan plastik hasil daur uang yang nggak diketahui sumbernya. 

Ditakutkan bisa berasal dari rumah sakit atau bahkan bekas wadah pestisida.

Jika ingin menggunakan plastik, lebih baik plastik yang nggak berwarna alias trasnparan. Plastik jenis ini berbahan baku plastik original, jadi lebih aman.

Jalan keluar lain sebenarnya bisa menggunakan plastik ramah lingkungan karena bakal cepat terurai. 

Namun, sayangnya plastik jenis ini memang lebih mahal, biasanya 6 kali dari harga plastik biasa.

Baca Juga: Selain Bandung, Pembagian Daging Kurban di Medan Bakal Gunakan Besek

FYI, plastik ramah lingkungan ini dibuat dari singkong, hasil fermentasi mikro yang harga dan prosesnya lebih mahal dari plastik konvensional, bio plastik ini lebih aman juga bagi lingkungan karena langsung terdegradasi jadi air.

Ternyata penggunaan plastik ini bisa berdampak kurang baik buat lingkungan maupun kesehatan, nih. 

Kamu bisa lho mulai mengurangi penggunaan plastik ini dimulai dari diri sendiri. Misalnya dengan meninggalkan penggunaan plastik tiap kali berbelanja. 

Bawa kantong belanja nonplastikmu sendiri yuk!(*)



Penulis: Citra Resmi (Urbanasia Bandung)