Kontribusi Buat Negara, Ratusan Siswa Malang Bersih-bersih Hutan dan Taman

Oleh
Bersihkan hutan kota untuk menyambut hari kemerdekaan RI/ (Image: Nunung/Urbanasia)

Urbanasia - Jika ada yang bingung, anak usia remaja bisa kontribusi apa sih buat Negara? Aksi satu ini bisa jadi contoh yang patut ditiru lho.

Tidak perlu sesuatu yang besar, mencintai Negara bisa dimulai dari hal yang kecil. Yup, bersih-bersih hutan kota misalnya.

Ratusan siswa SMP tampak berbondong-bondong membersihkan sampah di hutan kota Malang di jalan Malabar. Mereka merupakan siswa-siswi SMPK Kalam Kudus Malang.

Tak hanya di hutan kota, siswa juga disebar di Taman Trunojoyo, Taman Slamet hingga Merbabu Family Park. Semua misinya sama yakni membersihkan ruang hijau terbuka di Malang agar lebih bersih.

Baca juga: Peduli Lingkungan, Mobil Listrik Bebas Polusi Udara dan Suara Mulai Beroperasi di Indonesia

“Ini merupakan cara kami merayakan hari kemerdekaan. Pembelajaran untuk anak-anak agar peduli lingkungan,” ungkap Ary Yuwanita, S.Si. Apt, Kepala SMPK Kalam Kudus.

Siswa tampak membawa sapu lidi dan pengki untuk membersihkan sampah-sampah yang ada di taman. Sampah yang dibersihkan pun cukup beragam mulai dari daun-daun kering, ranting hingga sampah plastik dan kain.

“Kami menemukan plastik-plastik seperti botol minum, kantong kresek bahkan kain-kain,” tuturnya.

Untuk sampah daun-daun kering hanya disapu kemudian dikumpulkan dan dimasukkan dalam tong komposter.

Baca juga: Selain Masalah Lingkungan, Ternyata Ini Alasan Pemkot Bandung Larang Bungkus Daging Kurban dengan Plastik

“Sedangkan ranting kering kami kumpulkan dan ditaruh di pinggir hutan untuk nanti diangkut oleh petugas. Khusus ranting memang oleh Dinas Pertamanan diminta untuk diambili karena susah diurai,” imbuh Ary.

Ary menambahkan, kegiatan bersih-bersih hutan dan taman kota semacam ini baru kali ini dilakukan oleh pihak sekolahnya. Menurutnya aksi semacam ini yang paling mudah dilakukan oleh siswa SMP.

“Kita bantu Dinas Kebersihan untuk membersihkan Malang. Juga supaya anak-anak faham cara untuk menjaga kebersihan di Kota Malang itu perlu bantuan banyak orang,” tegasnya.

Baca juga: 5 Langkah Mudah Ciptakan Suasana Rumah yang Ramah Lingkungan

Disamping membersihkan ruang terbuka hijau yang ada di Kota Malang, siswa-siswi SMPK Kalam Kudus juga telah lebih dulu merayakan kemerdekaan RI dengan lomba-lomba.

Lomba dilakukan per kelompok seperti misalnya memecahkan sandi tentang cerita pahlawan atau lomba menyusun kata-kata dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945.

“Untuk acara puncak kami akan melakukan upacara hari kemerdekaan besok,” tandas Ary.


Penulis: Nunung Nasikhah (Urbanasia Malang