Gojek Bikin Omset Keripik Tempe Malang Meroket

Oleh
(Image: Gojek)

Urbanasia- Disadari atau tidak, keberadan ojek online memang membantu banyak pihak. Selain para driver yang mendapat penghasilan baru, juga para pemilik Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lewat layanan pengantaran makanan.


Hal ini diakui Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko dalam sambutannya di acara Merajut Nusantara yang diselenggarakan di kantor Gojek area Malang di jalan Laksmana Martadinata, hari ini (13/8).


Salah satu yang kecipratan keuntungan ini adalah pengusaha keripik tempe yang menjadi salah satu produk unggulan Kota Malang.


“Mitra Gojek berjasa bagi sektor UMKM di Malang. Warung dan toko makanan, ayam geprek, keripik tempe omsetnya meningkat lewat bantuan mitra Gojek dalam mengantarkan makanan tersebut ke masyarakat,” ungkap Sofyan di depan para mitra Gojek. 


Baca Juga: Pemuda Bandung Ditangkap karena Curi Pakaian Dalam Cewek, Ini Penyebabnya!


Sofyan menambahkan, Pemerintah Kota Malang punya fokus tersendiri pada pengembangan ekonomi digital.


Untuk mewujudkannya, Pemkot memaksimalkan berbagai potensi dan aset yang ada. Mulai dari kerja sama dengan universitas yang ada di Malang, juga melalui kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk swasta.


Dalam agenda tersebut, Sofyan juga banyak mendapatkan cerita soal lika-liku kisah para mitra Gojek. Salah satunya adalah Umiati, seorang mitra driver perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga sejak suaminya sakit.


“Alhamdulillah (penghasilan) membantu. Saya tetap bisa mendapat pemasukan meskipun kerap harus mengantar suami berobat,” cerita Umi pada Sofyan.


Pun dengan Serly Khoirul Anam yang bercerita mengenai usahanya terdahulu yang sudah bangkrut.


Baca Juga: Kisah Mahasiswa Paling Inspiratif, Rela Ngemper di Musala saat Ikut Lomba

 

“Saya sebelumnya punya usaha, tapi bangkrut. Setelah itu daftar Gojek saat Gojek awal-awal buka di Kota Malang. Bergabung dengan Gojek, saya dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari, kebutuhan rumah tangga, kebutuhan anak sekolah, bisa ter-cover semua. Alhamdulillah juga bisa dapat 2 motor. Sudah lunas semua,” terang Serly.


Menyinggung soal logo baru Gojek yang diberi nama Solv, Alfianto Domy Aji, Head of Regional Corporate Affairs East Java, Bali & Nusa Tenggara mengatakan logo tersebut merepresentasikan alasan utama kehadiran Gojek, yaitu memecahkan masalah melalui teknologi.


“Logo ini melambangkan satu tombol untuk semua juga mewakili semangat kami untuk selalu menawarkan cara pintar dalam mengatasi tantangan yang dihadapi para pengguna, untuk akses pendapatan tambahan yang lebih luas bagi mitra, untuk peluang pertumbuhan bisnis yang pesat bagi para merchant, dan masih banyak lagi. Dengan Gojek #PastiAdaJalan, itu intinya,” pungkas Domy.


 


Penulis: Nunung Nasikhah (Urbanasia Malang)