Aksi Jambret Makin Marak, Benarkah Indonesia Masih Aman Bagi Turis?

Oleh
Para turis di Medan. (Image: ANTARA)

Urbanasia - Ternyata permasalahan terhadap turis asing nggak hanya terjadi di kota-kota wisata seperti Bali atau Lombok guys.

Tapi, di kota Medan sendiri ternyata juga terjadi nih penjabretan kepada turis asing untuk kedua kalinya, setelah sebelumnya terjadi pada 10 Juli 2019 yang dialami turis asing dari Perancis.

Kali ini yang menjadi korban adalah turis asing dari Italia bernama Betty.

Turis ini mengalami penjabretan di daerah Jalan Candi Biara Medan, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah.

Baca Juga: Hore! 5 Tahun Terbengkalai, Sky Bridge Medan Akhirnya Segera Beroperasi

Lagi-lagi nih korban yang dicopet sedang berjalan kaki dan sedang memegang ponselnya.

Sepertinya memang para turis asing belum terbiasa dengan budaya orang Indonesia yang sering dilarang unutk menggunakan ponselnya saat tengah berada di keramaian maupun di jalanan.

Berdasarkan informasi yang didapatkan korban sedang menggunakan ponselnya untuk menggunakan google maps sebagai penunjuk arah pulang ke tempatnya menginap di salah satu hotel di Kota Medan, guys.

Saat tengah berjaan tiba-tiba dua unit sepeda motor menghampiri dan merampas ponsel tersebut.

Baca Juga: Kocak, 3 Begal di Medan Berhasil Ditangkap Gara-Gara Polisi "Ibu-ibu"

Sempat kejar-kejaran dengan pelaku, namun korban tidak berhasil mengejar para penjabret tersebut dan akhirnya melaporkan kasus ini ke Polrestabes Medan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha juga telah membenarkan cerita ini dan tengah menyidik para pelaku penjabretan yang meresahkan para wisatawan yang datang ke Kota Medan.

Well, sebagai masyarakat Kota Medan kita pasti merasa hal ini sangat memalukan, terutama kepada wisatawan yang datang ke Kota Medan.

Hal-hal seperti ini bisa menjadi pemicu berkurangnya minat wisatawan untuk datang ke Kota Medan, loh.

Baca Juga: Waduh, Angkutan Umum di Kota Medan Mogok Massal 3 Hari

Jadi, buat kamu yang mau berwisata ke manapun perlu pahami situasi dan konidisi lingkungan ya, aman atau nggak untuk mengeluarkan ponsel.

Selain itu, khususnya buat Pemerintah Kota Medan harusnya lebih sigap menangani kasus seperti ini agar tidak terjadi lagi pada turis-turis asing maupun turis lokal yang datang untuk menikmati indahnya kota Medan.(*)


Penulis : Anita F. Nasution (Urbanasia Medan)